JANGAN cepat-cepat mengira bahwa Kabupaten Bandung sebelah timur tidak memiliki tempat wisata keluarga yang mengasyikan. Tak percaya? Datang saja ke
TAWA ceria anak-anak kecil nyaris tak pernah berhenti. Terdengar bersahutan dari satu kolam renang ke kolam renang lain. Selain ada yang merayakan kegembiraan bersama anggota keluarga, beberapa kelompok remaja pun berbagi kesenangan bersama teman-teman sebaya mereka.
Di kolam ember tumpah dengan kedalaman 40 cm, terlihat puluhan orang menunggu kejutan dibanjur puluhan liter air. Untuk merasakan sensasi itu mereka hanya perlu menunggu satu menit di bawah menara. Biasanya makin tidak stabil ember besar karena keberatan menampung air, bertambah banyak pula orang mendekat.
Pengunjung tentu tak mau melewatkan tantangan, meluncur di wahana water slider spiral dengan panjang landasan luncur 35 meter dan 20 meter. Tidak perlu menunggu antrean panjang, karena kedua wahana itu terdapat di dua kolam renang terpisah.
Tempat rekreasi yang operasional sehari-hari dijalankan managernya, Bayu Bratakusuma, juga memiliki kolam air mancur. Kolam berbentuk angka delapan dengan kedalaman 30 cm ini, didesain layaknya taman bermain air bagi balita.
Selain empat kolam tersebut ada pula kolam prestasi. Kolam dengan kedalaman 160 cm dan panjang lintasan 25 meter ini, bisa digunakan pengunjung menguji daya tahan tubuh atau berlatih renang prestasi.
Marketing CV Oniba Center, Rainan Sopian, Rabu (25/11) siang menjelaskan, semua pengunjung
"Silakan pengunjung memesan makanan atau minuman ringan dengan harga ekonomis. Mereka bisa menikmati bersama keluarga sambil santai lesehan di saung," terang pria yang akrab disapa Ujang ini sambil tersenyum.
Kelima kolam renang dengan tantangan masing-masing memang menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Sehingga bukan cuma warga seputar Cicalengka yang datang. Beberapa bahkan datang dari Sumedang, Karawang,
"Awalnya saya cuma mau datang ke acara nikahan saudara di gedung serba guna
Letak Oniba Center yang cuma sekitar satu kilometer dari Stasiun Kereta Api Cicalengka, membuat tempat rekreasi ini relatif mudah diakses masyarakat pengguna jasa kereta api dari Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, maupun Kota Bandung.
Bagi pengunjung yang menggunakan mobil atau motor dari Jalan Raya Rancaekek-Bandung atau Garut-Tasikmalaya, hanya perlu putar arah di Jalan Raya Cicalengka. Kemudian berbelok menyusuri Jalan Warung Peuteuy.
Masih banyak lagi pengembangan fasilitas yang akan dilakukan pengelola
Awalnya Hanya Kolam Pancing
SEJAK awal merintis komplek Oniba Center tahun 2006, pasangan H Osin Herlianto-Hj Nani, bersama ketiga anak mereka, Indra, Bayu, dan Annisa, berharap tempat ini sekaligus bisa memberi dampak positif terhadap masyarakat sekitar.
Satu dasawarsa sejak 1985 masyarakat hanya mendapati sebuah toko yang menjual bahan-bahan bangunan di sisi jalan ini. Agak masuk sedikit terdapat dua buah balong atau kolam pancing. Tapi lahan kosong di area satu hektare yang belum dimanfaatkan masih sangat luas.
"Mulai terpikir ide membuat beberapa fasilitas yang belum ada di sebelah timur Kabupaten Bandung. Pak Haji mulai membuat gedung serba guna dengan kapasitas sekitar 1.200 orang. Di dalamnya ada empat lapang badminton yang digunakan klub GSG Elektrik. Pada hari-hari tertentu lapang ini dipakai untuk sanggar senam," terang Marketing CV Oniba Center, Rainan Sopian.
Gagasan membangun kolam renang tercetus seiring berjalannya waktu. Tapi tidak seperti kolam renang kebanyakan. H Osin Herlianto ingin ada wahana water boom yang benar-benar seru dan bisa dinikmati sebagai rekreasi keluarga.
"Pembangunan water boom dilakukan hampir bersamaan waktunya dengan arena futsal. Toko bangunan di bagian depan komplek
Di luar itu keberadaan