"Kita juga tidak perlu takut Arema akan didukung pendukungnya. Dengan atau tanpa penonton, Persib harus berani memasang target menang atas Arema. Dengan kerja keras dan dukungan doa dari semua pihak, mudah-mudahan kita bisa mencuri kemenangan dari Arema," kata Manajer Persib H Umuh Muhtar, Kamis (17/12).
Dengan memasang target kemenangan, kata Umuh, mudah-mudahan Eka Ramdani dkk tampil lebih maksimal dan lebih tangguh dibanding ketika menahan imbang Sriwijaya FC 1-1 di Stadion Jaka Baring.
"Saya kira semua pemain juga ingin mengalahkan Arema. Jadi target menang itu bukan target pelatih dan manajer saja. Bila kita memiliki target yang sama, rasanya mengalahkan Arema bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan," ujar Umuh.
Umuh menambahkan bila sudah memancang target menang dan Persib terbukti mampu bermain baik dan maksimal di lapangan, hasil akhir menjadi tidak masalah.
"Motivasi besar dan kerja maksimal akan kami (Persib) tunjukkan saat melawan Arema. Kita akan berusaha menghentikan rekor tidak terkalahkan Arema dengan bermain maksimal," ujar Umuh.
Pelatih Persib Jaya Hartono juga mengamini pernyataan Umuh. Seperti Umuh, Jaya juga optimistis tim asuhannya bisa mencuri poin dari Arema dan Persema (23/12). "Kita optimistis bisa mencuri poin pada dua laga tandang tersebut. Fisik anak-anak cukup bagus dan saya berharap hasil latihan disini bisa diterapkan saat pertandingan nanti," ujar Jaya.
Menurut Jaya, persiapan timnya untuk menghadapi Arema dan Persema dinilai lebih baik dibanding persiapan menghadapi lawan-lawan sebelumnya.
"Sekarang kita lebih fresh. Recovery fisik bisa dilakukan dengan baik. Saya berharap dengan kondisi seperti ini, permainan anak-anak bisa berkembang dengan baik," ujar Jaya.
Menghadapi Arema yang kini memuncaki klasemen sementara, kubu Persib tak terlalu dipusingkan dengan berbagai kendala yang dihadapinya. Kecuali Maman dan Budi yang harus absen karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning, semua pemain lainnya dalam keadaan siap tempur.
Suchao Nutnum yang diisukan menderita cedera hamstring, menurut penuturan dokter tim Persib dr Raffi A Gani, dalam keadaan siap tempur.
Disinggung mengenai absennya Maman dan Budi, menurut Jaya secara prinsipil hal itu tidak terlalu bermasalah. Penampilan cemerlang yang ditunjukkan Wildansyah saat Persib bentrok dengan Sriwijaya FC, membuat Jaya cukup percaya diri dengan lini pertahanan Maung Bandung.
Karakteristik permainan Wildansyah yang lebih condong berperan sebagai libero, membuat mantan pemain Persib U-21 ini berpeluang besar menggantikan posisi Maman. "Kita punya Wildansyah, Aji Nurpijal, juga ada Edi Hafid, jadi nggak terlalu masalah," kata Jaya.
Absennya Budi juga tidak terlalu memusingkan Jaya. Pasalnya Jaya lebih suka memasang Hilton Moreira dan Cristian Gonzalez di lini depan.(san/daf)
persib pasti menang euy cek rank bandung mch.
persib harus dan harus menang melawan arema...kita tunjukan 2 rekor...kemenangan pertama dan kekalahan pertama bagi arema...buat malu aremania yc...bravo suchao nutnum.....
Sulit bagi Persib untuk maju, jika bobotohnya masih primitif. Coba buktikan, ngomongnya masih kasar, cawokah, di jalan ugal-ugalan, dengan sesama bobotoh saja saling serang. Apa yang seperti ini, pendukung yang akan membawa tim kesayangannya maju?
target itu sangat realistis dengan keadaan tim persib yg skarang dalam keadaan sangat baik..go persib...go maung bandung..persib maung bandung...
bermain lah yg bagus..spartan dari pertandingan hingga Akhir..hasil akhir tidak jadi masalah..bravo persibku!!