TIMIKA, TRIBUN - Massa dalam jumlah ratusan orang pada Jumat siang bergerak dari kantor DPRD Mimika, Papua menuju Bandara Mozes Kilangin Timika dengan berjalan kaki untuk menjemput jenazah Kelly Kwalik.
Mereka berlari sambil berteriak-teriak. Massa juga mengusung sejumlah spanduk bertuliskan "Kembalikan Jenazah Bapak Kelly Kwalik ke Tanah Kelahirannya di Timika". Dalam kelompok massa tersebut juga terdapat ibu-ibu dan anak-anak.
Ruas jalan menuju Bandara Timika akhirnya tidak bisa dilalui kendaraan lantaran massa berjalan kaki di tengah badan jalan.
Sementara itu, belasan anggota Satuan Pelopor (Satpor) Mabes Polri sedang berjaga-jaga di simpang Bandara Timika menuju Kwamki Lama dengan persenjataan lengkap. Kapolres Mimika AKBP Mohammad Sagi terlihat sempat turun dari mobil dinasnya dan berjalan kaki bersama massa.
Jenazah Kelly Kwalik diperkirakan tiba di Timika sekitar pukul 14.00 WIT dengan pesawat Merpati Nusantara Air Lines dari Jayapura. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 baru-baru ini menembak Kelly Kwalik yang merupakan salah satu pimpinan tertinggi kelompok separatis tentara pembebasan nasional organisasi papua merdeka (OPM).
Kelly Kwalik dan anak buahnya diduga telah berulang kali melakukan serangan terhadap masyarakat, sehingga dia sudah berpuluh-puluh tahun menjadi buronan aparat keamanan baik TNI maupun Polri.(kcm)