CIREBON, TRIBUN - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yakin batik produk Indonesia takkan tergerus perdagangan bebas. Batik produk Indonesia sangat khas dan tidak mudah ditiru oleh produk negara lain. Apalagi produk negara lain itu bukan batik asli, melainkan kain biasa yang bermotif mirip batik.
"Produksi mereka itu kan massal, jadi sama semuanya. Kemudian dari segi kain juga kalah banget dari kita. Meski mau nyamain batik kita, tetap tidak akan tersaingi. Apalagi konsumen kita sudah pada pintar memilih barang," katanya di sela-sela meninjau pameran batik di Gedung Negara Kota Cirebon, Selasa (9/2).
Menurutnya pemerintah saat ini sedang gencar melakukan promosi ke sejumlah negara. Negara-negara yang dinilai memiliki permintaan cukup tinggi yang akan diprioritaskan.
Ekspor batik ini, Mendag menjelaskan, bukan berbentuk kain. Yang dikirim ke luar negeri adalah batik yang sudah jadi pakaian dan siap pakai. Blus atau gaun adalah bentuk batik yang diekspor. Batik-batik tersebut diperoleh dari sejumlah perajin di Indonesia. "Yang paling banyak itu pakaian wanita," katanya. (ww)