Home » Lifestyle » Ragam »
Mal di Bandung Siapkan Imlek Lebih Meriah
Kamis, 11 Februari 2010 | 20:01 WIB
A A A Dibaca 742 kali
Imlek di Mal
Agung Yulianto Wibowo
Imlek di Mal –

PERGANTIAN tahun baru Imlek 2561 tinggal hitungan hari. Para pengelola pusat belanja modern seperti tak ingin ketinggalan momentum ini. Kemeriahan Imlek di Bandung Supermall (BSM), Bandung Indah Plaza (BIP), Cihampelas Walk (Ciwalk), Istana Plaza (IP), Paris van Java (PVJ), Bandung Trade Center (BTC) bahkan sudah terasa sejak dua pekan terakhir.

Dekorasi seperti lampion merah, kaligrafi berisi kata-kata bijak dan ucapan selamat, replika naga raksasa, gambar macan, pohon angpao, miniatur riksaw hingga kampung tradisional Cina, digunakan sebagai hiasan interior.

Beberapa tiang penyangga atau batang pohon di luar ruang dibungkus kain merah terang. Sayup-sayup terdengar pula alunan musik instrumental Cina dari pengeras suara yang tersebar di area shopping.

Produk-produk tematik terkait perayaan tahun baru Imlek ramai ditawarkan kepada pengunjung. Mulai buah-buahan impor Cina, pakaian tradisional, angpao hias, vcd atau dvd perayaan Imlek di Cina, serta buku-buku mengulas tentang seni budaya dan biografi orang-orang penting di Cina.

Tak ketinggalan tentunya, aneka kue serta manisan yang sering dipakai untuk ritual ibadah maupun disantap bersama anggota keluarga lain. Di antaranya dodol keranjang atau penganan lain yang kebanyakan merupakan olahan tepung beras.

"Di mal-mal seperti ini memang banyaknya hiasan atau produk yang bisa diakses semua kalangan. Sedangkan barang-barang keperluan ritual keagamaan seperti dupa, lilin, ciu atau arak hanya bisa dibeli di toko-toko khusus di daerah Cibadak," terang Lisa, pengunjung Bandung Supermal (BSM).

Menurut wanita 23 tahun ini perayaan tahun baru Imlek tidak cuma dirayakan pemeluk agama tertentu. Tapi juga oleh semua warga Cina. "Terutama bagi kalangan petani. Karena tahun baru Imlek merupakan penanda dimulainya musim tanam padi. Aku dengar cerita ini dari opa dan oma yang pernah belasan tahun tinggal di Beijing," ungkap Lisa.

Biasanya setiap menjelang tahun baru Imlek berbagai kebutuhan masyarakat meningkat. Kondisi ini dimanfaatkan para pemilik tenant di mal-mal untuk memberi potongan harga dengan besaran bervariasi.

Mekipun produk-produk yang dijual tidak terkait langsung dengan perayaan tahun baru Imlek. Di antaranya produk elektronik, fesyen, furniture, hingga perhiasan. Sebagian mengemas program diskon dengan memberikan angpao berisi uang atau voucher belanja.

Suasana kemeriahan tahun baru Imlek ternyata mampu memberi perasaan eksotis bagi banyak pengunjung pusat belanja. Sekalipun mereka tidak ikut merayakan tahun baru Imlek.

"Aku paling senang kalau ada lokasi khusus buat foto-foto. Kita sewa pakaian tradisional Cina. Pokoknya keren, kita action seperti keluarga pendekar kungfu atau keluarga penarik riksaw," ujar Ridwan (45) sambil terkekeh. (rry)

Editor :
Akses http://m.tribunjabar.co.id dan dapatkan berita terbaru langsung di ponsel anda.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
TUKAR RANTANG
Galeri Foto
TUKAR RANTANG
more on galeri foto
Rabu, 1 September 2010 | 21:23 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 11:27 WIB
Jumat, 27 Agustus 2010 | 10:23 WIB
Kamis, 12 Agustus 2010 | 13:50 WIB
Kamis, 12 Agustus 2010 | 13:47 WIB