TEHERAN, TRIBUN - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Israel harus dilawan dan dihabisi jika negara Yahudi itu melancarkan aksi militer di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan Ahmadinejad tersebut disampaikan saat berbicara melalui telepon dengan sejawatnya dari Suriah Rabu (10/2) malam. Pekan lalu, Suriah - sekutu penting Iran kawasan itu - menuduh Israel mendorong Timur Tengah ke arah perang baru.
"Kami memiliki informasi yang layak dipercaya, bahwa rezim Zionis itu sudah mencari satu jalan untuk mengimbangi kekalahannya dari rakyat Gaza dan kelompok Hizbullah Lebanon," kata Ahmadinejad kepada Presiden Suriah Bashar al Assad, mengacu pada konflik tahun 2009 dan 2006.
"Jika rezim Zionis harus mengulangi kesalahan-kesalahannya dan memulai operasi militer, maka tindakan itu harus dilawan dengan kekuatan penuh untuk mengakhirinya secara definitif."
Ahmadinejad, yang sering memprediksi kematian segera negara Yahudi itu, menegaskan Iran akan tetap berada di belakang negara kawasan itu termasuk Suriah, Lebanon dan Palestina.
Republik Islam itu tidak mengakui Israel, yang disebutnya sebagai rezim Zionis. Israel menganggap program nuklir Iran sebagai ancaman dan tidak mengesampingkan aksi militer jika jalur diplomasi gagal untuk menyelesaikan pertikaian itu. (Kompas.com)