Home » Jabar Region »
Pemkab Segera Bangun Pasar Darurat
Minggu, 7 Maret 2010 | 19:01 WIB
A A A Dibaca 105 kali

GARUT, TRIBUN - Pascaterbakarnya Pasar Pameungpeuk, Garut, wakil Bupati Garut Dicky Chandra menegaskan Pemkab Garut akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat segera membangun kembali pasar Pamengpeuk. Hal itu, kata Dicky, dilakukan untuk menghindari dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Garut selatan, khususnya Pameungpeuk dan sekitarnya.

Untuk mengantisipasi dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat terbakarnya Pasar Pameungpeuk, kata Dicky, Pemkab Garut dalam waktu dekat berencana akan kembali membangun pasar ini. Namun kemungkinan besar, lanjut dia, Pemkab akan mengupayakan pembangunan kios-kios darurat.

Menurut Dicky, Pasar Pameungpeuk  merupakan pasar terbesar yang menyuplai kebutuhan warga di beberapa kecamatan di wilayah Garut selatan seperti Cikelet, Cibalong, Cisompet, dan Mekarmukti. Jika Pasar Pameungpeuk tidak segera dibangun, lanjut Dicky, hal tersebut dapat berdampak besar bagi masyarakat di Garut selatan.

"Saya tidak bisa menyebut berapa persen ancaman ekonomi. Yang pasti dampak ekonominya terlalu besar jika tidak ditangani secara serius oleh Pemkab Garut. Makanya kita akan berupaya membangun kembali pasar ini," kata Dicky saat mengunjungi pasar Pamengpeuk, tadi siang.

Untuk membangun pasar ini, rencananya menurut Dicky, Pemkab Garut akan mengupayakan penggunaan pos anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) di APBD tahun 2010 ini. Namun, kata dia, anggran tersebut hanya cukup digunakan untuk melakukan upaya tanggap darurat pembangunan pasar Pameungpeuk. (zam)

Editor :
Akses http://m.tribunjabar.co.id dan dapatkan berita terbaru langsung di ponsel anda.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
TUKAR RANTANG
Galeri Foto
TUKAR RANTANG
more on galeri foto
Jumat, 10 September 2010 | 00:45 WIB
Kamis, 9 September 2010 | 22:45 WIB
Kamis, 9 September 2010 | 17:39 WIB
Kamis, 9 September 2010 | 16:52 WIB
Kamis, 9 September 2010 | 16:37 WIB