Home » Olahraga » Super Sports »
Pengurus PSSI Duduk di Tungku Bara Api
Senin, 8 Maret 2010 | 00:09 WIB
A A A Dibaca 704 kali

JAKARTA, TRIBUN --Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan pengurus PSSI lainnya kini bagaikan duduk di tungku api yang membara. Bara api tersebut adalah niat untuk menggelar Kongres Sepakbola Nasional (KSN) yang akan digelar tanggal 30 dan 31 Maret 2010 di kota Malang, Jawa Timur

Penggagas KSN, Sumohadi Marsis mengatakan masyaraka sepakbola di tanah air sudah muak dengan kepengurusan Nurdin Halid yang tidak becus mengurus sepakbola.

"Yang gagal mengurus sepakbola, akibatnya tidak ada prestasi yang membanggakan dalam dunia sepakbola Indonesia harus mundur dari kursi kepengurusan PSSI, silahkan masuk orang muda yang memiliki visi membangun prestasi sepakbola Indonesia," paparnya ditemui di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (7/3).

Dalam KSN tersebut, Sumohadi mengatakan pihaknya sudah mendapat dukungan dari pemerintah RI dalam hal ini kantor Menegpora untuk menggelar KSN di kota Malang. "Bahkan rencananya kongres ini dihadiri Presiden SBY," tandasnya.

Intinya menurut wartawan senior olahraga ini, kongres mendatang harus ada hasil yang maksimal untuk melakukan perubahan demi prestasi sepakbola Indonesia. "Jika nantinya hasilnya merekomendasikan Nurdin Halid mundur yang harus dilakukan oleh yang bersangkutan, " tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR-RI Deddy Gumelar yang hadir di kantor ICW pun sependapat dengan Sumohadi Marsis. "Saya harap Nurdin Halid beserta konco-konconya di PSSI jangan berpikir untuk pribadi, tetapi harus berpikir secara luas demi perbaikan prestasi sepakbola di tanah air," jelasnya.

Dikatakan oleh Miing, panggilan akrab Deddy Gumelar, sepakbola Indonesia gagal membangun karakter bangsa. "Hal ini bisa dilihat dari lepas tangannya PSSI atas peristiwa anarkis yang dilakukan oleh pendukung sepakbola di Liga Indonesia," kata Deddy.

Pengurus PSSI diakui Deddy Gumelar harusnya memiliki moral demi bangsa dan negara Indonesia. "Nurdin Halid harus berterimakasih adanya kongres nanti, karena kongres untuk membangun prestasi sepakbola," ujar Deddy.

Dikatakan Deddy, Nurdin Halid harusnya jangan memikirkan priuk nasi pribadi saja di PSSI. "Jika bicara prestasi, Nurdin harus mempunyai moral untuk mundur dari jabatannya. Untuk itu saya berharap kongres sepakbola nasional nanti harus bisa merubah paradigma pembangunan prestasi sepakbola di tanah air," papar Deddy lagi. (PersdaNetwork/oro)

Editor :
Akses http://m.tribunjabar.co.id dan dapatkan berita terbaru langsung di ponsel anda.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
TUKAR RANTANG
Galeri Foto
TUKAR RANTANG
more on galeri foto
Sabtu, 4 September 2010 | 06:59 WIB
Sabtu, 4 September 2010 | 06:53 WIB
Sabtu, 4 September 2010 | 06:42 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 | 13:29 WIB
Sabtu, 28 Agustus 2010 | 13:30 WIB