GARUT, TRIBUN - Sebanyak empat rumah di Kampung Kaledong RT 03/RW 09, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut rusak akibat dihantam longsoran dari kirmir yang jebol, Selasa (9/3) malam. Kirmir sepanjang 10 meter itu jebol akibat tak mampu menahan luapan air setelah diguyur hujan deras lebih dari tiga jam.
Akibatnya bagian belakang rumah milik Asep jebol. Dapur, kamar mandi serta sebagian ruang keluarga milik pengusaha tas tersebut rusak parah. Sedangkan tiga rumah lainnya, masing-masing milik Apip, Ade, dan Iin yang juga masih tetangga Asep rusak dan dipenuhi lumpur.
Menurut Iding (63), warga setempat, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Beruntung, kata tokoh masyarakat Kaledong itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Saat itu saya dan keluarga sedang berada di rumah. Namun tiba-tiba kami mendengar suara bergemuruh dan kemudian mendengar suara bangunan ambruk. Ternyata itu rumah Pak Asep," ujar Iding saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (9/3) malam.
Iding memperkirakan jebolnya kirmir penahan selokan di kampung tersebut disebabkan derasnya air selokan yang tidak mampu menahan luapan air akibat hujan deras. Selain membuat kirmir jebol, menurutnya, air selokan yang tak tertampung juga mengalir ke perumahan warga.
"Selain banjir dan longsor, tadi malam juga memang longsor sempat terjadi di jalan raya Bandung-Garut. Namun tadi malam juga sudah dibereskan dan lalu lintas sudah kembali lancar malam itu juga," ungkap Kapolsek Kadungora AKP Sumaryana. (zam)