SAMARINDA, TRIBUN - Orangtua seorang siswa di SMA I Tenggarong, Kutai Kartanagera, Kaltim melaporkan kasus pelecehan seksual yang menimpa anaknya. Anak itu ditelanjangi teman-teman serta ditonton murid lain, termasuk para siswi.
"Orangtua siswa itu juga keberatan karena kejadian yang menimpa anaknya pertengahan pekan lalu itu sempat direkam melalui kamera telepon selular dan kini sudah beredar luas di kalangan pelajar," kata Kapolres Kukar AKBP Dono Indarto, di Tanggarong, Selasa.
Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Arif Budiman SIK mengakui, peristiwa memalukan itu terjadi pada jam sekolah, yakni sekitar pukul 10:00 Wita, Rabu lalu.
Tampaknya polisi Tenggarong bertindak cepat karena sudah mengamankan 11 pelaku perbuatan cabul itu setelah memeriksa sejumlah saksi yang tidak lain para teman korban satu kelas.
Para pelaku dijerat Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun penjara. Meskipun begitu para pelaku tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun.
Ia mengatakan laporan kasus pelecehan seksual yang menimpa korban pelajar kelas III, Rr diproses secara hukum berawal dari laporan orangtua korban.
Rekaman video melalui kamera HP dan sudah beredar pada sejumlah siswa itu berdurasi 1 menit 18 detik. Beberapa teman korban terlihat dalam rekaman video memegang korban, sementara yang lain berusaha melepas secara paksa pakaian Rr. Sebagian siswa lain berupaya merekam kemaluan korban saat celananya hendak dilepas paksa,
Pada rekaman itu, terlihat korban Rr nyaris ditelanjangi beberapa teman sekelasnya. Baju korban sudah terlepas, sedangkan celana panjang seragam dan celana dalam sempat melorot karena ditarik paksa. Namun, korban yang meronta-ronta berhasil menarik celana panjang dan celana dalamnya agar kemaluannya tidak direkam para tersangka.
Kejadian itu juga disaksikan teman-teman satu kelas, termasuk pelajar puteri sehingga baik orangtua maupun pihak keluarga korban menyatakan keberatan. Apalagi korban terlihat syok dengan kejadian itu sehingga enggan keluar rumah karena malu.
Sebelum kejadian, Rr tengah ngobrol dengan seorang siswi di kelasnya. Melihat Rr berbicara dengan pelajar wanita, sejumlah siswa menghampiri dan mengggoda Rr.
Rr tidak menanggapi olokan temannya yang sebagian menuding dia sebagai banci. Korban yang dikenal pendiam itu tidak menanggapi godaan temannya, namun malah membuat mereka marah dan langsung hendak menelanjangi korban.(kcm)
Produk pendidikan yang konyol. Kota ini tidak punya moral lagi. Pejabat di penjara, anak sekolah tanpa moral. Ganti Kepala Sekolah